SANTRI LAPAS NARKOBA MARTAPURA KEMBALI DISULUH P4GN

aaNarkoba terus berkembang di dunia, bahkan di Indonesia, seolah-olah tiada akhirnya. Berbagai upaya terus dilakukan pemerintah secara bersama-sama untuk mereduksinya.  Memperkuat program pencegahan melalui kegiatan diseminasi dan advokasi dengan pelibatan penyuluh narkoba. Penyebab penyalahgunaan narkoba ini biasanya berasal dari faktor Individu, faktor social budaya dan juga dari faktor lainnya. Tapi yang paling utama terjadinya penyalahgunaan narkoba tentu karena banyak tersedia di mana-mana baik di pemukiman, di rumah sekolah, kampus, di jalanan, di warung-warung kecil dan lain sebagainya.

Martapura 31 Juli 2018 Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banjar bersama-sama Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Martapura memberikan penyuluhan kepada para penghuni lapas terutama penghuni lapas narkoba khusus anak. Penghuni lapas yang sekarang ini dikenal dengan sebutan Santri Lapas ini dihadirkan sekitar 150an peserta.

aKepala LPKA Kelas I Martapura yang diwakili oleh Kasi Pembinaan Lapas Martapura, Jaini, S.AP, M.Si dalam sambutannya mengatakan sangat apresiasi terhadap apa yang telah diselenggarakan oleh Badan Kesbangpo. Beliau juga mengatakan bahwa juga sangat apresiasi kepada Pemerintah Daerah dalam hal ini Badan Kesbangpol Banjar karena kepedulian pemerintah untuk membina para santriawan di LPKA Kelas I Martapura. Acara ini juga sangat relevan dengan tugas-tugas yang kita disini, ucap beliau.

Terlebih Pak Jaini menginformasikan program unggulan LPKA memang pesantren, dan untuk sekedar informasi kegiatan di Lapas ini ada dua yaitu pembinaan kepribadian dan kemandirian, jadi yang sifatnya kepribadian termasuk acara ini. Karena pembinaan kepribadian itu antara lain mencakup pembinaan kesadaran bergama, pembinaan kesadaran hukum, pembinaan berbangsa dan bernegara serta pembinaan kecardasan intelektual. Untuk yang sifatnya pembinaan kepribadian seperti contoh kita juga melaksanakan kegiataan pelatihan potong rambut kerjasama dengan PKBI (Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia). Itu sebagai contoh untuk bekal mereka kembali ke keluarga mereka.aaa

aaaaSelain itu dalam acara ini juga menghadirkan narasumber antara lain dari Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Selatan yang diwakili oleh Bapak H. Ipansyah, SE, MM, dari Dinas Kesehatan Kab Banjar, Candra Galuh Tri Ardiani, dan Dari Kantor Kemenag Kab Banjar Bapak Muhammad Rasyid Mukti, S.Ag. (hr/Kesbangpol)aaaaaa

Check Also

Generasi Muda Harus Mampu Melestarikan dan Mengembangkan Budaya Indonesia

Pelestarian Seni dan Budaya Merupakan Tanggung Jawab Bersama. Kebudayaan memegang peranan penting dalam kemajuan suatu …