Senin, 14-09-20154 Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kab. Banjar melaksanakan pertemuan rutin terpadu Kominda, Timdu/PKS, FKDM, FPK, NGO dan PPWK se Kabupaten Banjar di Aula Bersama Badan Kesbangpol Kabupaten Banjar. Hadir dalam pertemuan tersebut Gugi Panji Nugraha Dari Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Provinsi Kalimantan Selatan perwakilan Kab.Banjar, Drs. A. Arifin, Kabid Ketahanan ideologi dan Kewaspadaan Nasional Badan Kesbangpol Provinsi Kalimantan Selatan, Drs. Syahda Mariadi, M.Si Sekretaris Kominda Kab. Banjar, AKP. Trias Inanggara, S.Sos, Kasat Intel Polres Banjar, Serka Jumaruddin mewakili Kodim 1006/ Martapura, Lenggono Budi, Bc, IP, SH Kepala Lapas Kelas I Anak Martapura serta Kepala SKPD lingkup Pemkab. Banjar dan Dinas Instansi lainnya selaku anggota Timdu dan Tim Kominda Kab. Banjar.
Kepala Badan Kesbangpol Kab. Banjar Drs. Syahda Mariadi, M.Si selaku sekretaris Kominda memimpin dan membuka acara tersebut, sekaligus menyampaikan terimakasih kepada semua yang hadir. Pertemuan terpadu bulan ini sebagai sarana untuk silaturrahmi, informasi dan laporan masing-masing forum terkait potensi kerawanan Pilkada bulan Desember nanti.
Lebih jauh Syahda menyampaikan potensi kerawanan Pilkada nanti masing-masing pada penyusunan dan pemutahiran DPT : Duplikasi database dan singkronisasi DPT, Mobilisasi massa dari luar daerah. Pada pendaftaran dan penetapan calon : Korupsi, netralitas, aksi massa, manipulasi data/dukungan, gugatan hukum. Pada kampanye :Netralitas, penggunaan fasilitas Negara, penempatan APK yang tidak profesional, aksi massa, provokasi, anarkisme, black Campaign, gugatan hukum, money politik. Pada pemungutan dan penghitungan suara : Kekurangan logistik, penggelembungan suara, partisipasi pemilih, aksi massa, provokasi, anarkisme, black campaign, gugatan hukum dan terakhir pada penetapan calon terpilih : Penetapan tidak sesuai jadwal, aksi massa dan gugatan hukum.
Kemudian narasumber Aji dari BIN Provinsi Kalimantan Selatan perwakilan Kab.Banjar menyampaikan kerawanan pada IMEP (Infrastruktur, Maritim, Energi dan Pangan) tahun 2015. Secara umum ia menjelaskan kerawanan bidang ekonomi secara nasional yang perlu kita waspadai dalam menghadapi Pilkada nanti. Sedangkan Drs. A. Arifin memaparkan kerawanan pilkada scop regional dan AKP Trias Inanggara, S.Sos. menjelaskan kerawanan-kerawanan Pilkada yang perlu diwaspadai pada tingkat Kab. Banjar dan Desa. Acara pertemuan cukup berkembang dan aktif serta adanya informasi, laporan dan pertanyaan yang dapat dijelaskan dan diinformasikan oleh para narasumber.
            Sebagai penutup dalam pertemuan terpadu ini Syahda menyimpulkan bahwa upaya antisipasi potensi kerawanan pilkada nanti sebagai berikut : Mengoptimalkan peran/fungsi kominda dan forum-forum lainnya dalam deteksi dini dan pencegahan dini, netralitas penyelenggara dan aparat pemerintah, meningkatkan sinergitas antar instansi pemerintah dan penyelenggara Pilkada, Mengoptimalkan peran dan fungsi forum-forum di daerah, serta mendorong peningkatan pengamanan di kantor penyelenggara pilkada dan mendorong peningkatan partisipasi pemilih. (Kesbangpol)
KESBANGPOL PEMERINTAH KABUPATEN BANJAR MARTAPURA