ANGGOTA BPK HENDAKLAH MENJAGA KESELAMATAN BERSAMA

IMG Up1Para pimpinan Badan Pemadam Kebakaran (BPK) yang berhadir dan menerima Surat Keterangan Terdaftar (SKT) di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik kabupaten Banjar diingatkan Kepala Badan Kesbangpol Banjar Kamis (07/5), para anggota BPK dalam menunaikan tugasnya tetap memperhatikan dan menjaga keselamatan bersama. Ia bukan hanya menjaga keselamatan terhadap dirinya sendiri dalam berkendaraan mengejar api kebakaran, juga menjaga keselamatan orang lain di jalanan tempat kejadian.

            Kepala Badan Kesbangpol Banjar, Drs. Syahda Mariadi, M.Si menyatakan hal itu dalam kesempatan menyerahkan enam SKT kepada ormas kemanusiaan BPK di ruang kerjanya didampingi Kabid. Ketahanan Seni, Budaya, Agama, Ekonomi dan Kemasyarakatan Slamat Rianto, S.Sos serta jajaran bidangnya.

            Secara organisatoris dengan diserahkannya SKT BPK yang telah menerima telah sah dan tercatat pada Pemerintah Daerah, dan telah terdaftar pada Kementerian Dalam Negeri di Jakarta. Pembinaan selanjutnya diserahkan kepada ormas BPK masing-masing. Karena sebagai ormas BPK memerlukan pendanaan yang cukup besar dan memerlukan pertanggungjawaban kepada masyarakat, Pemerintah Daerah dan semua pihak lainnya.

            Tetapi secara teknis fungsional ormas BPK menjadi tanggung jawab SKPD yang mengurusi soal kebakaran/ bencana. Ormas BPK memang memerlukan sumber pendanaan yang tidak sedikit. Bantuan Pemerintah Daerah hanya menjadi pemacu saja, selebihnnya dapat diusahakan melalui upaya-upaya meminta sumbangan dengan karcis atau sumbangan lainnya terhadap tokoh masyarakat yang bersimpati. Juga dapat mengajukan sumbangan terhadap perusahaan yang ada memiliki dana CSR yang tidak mengikat.

            IMG Up.2IMG UpBerbekal pengalaman di masa lalu, Syahda menyarankan ormas BPK turut berperan aktif menyumbangkan pemikiran dalam penyusunan Standar Operating System (SOP) dalam penanggulangan kebakaran. Barangkali semua BPK yang ada berembuk dan meneruskan upaya-upaya penyusunan SOP dimaksud.

Salah satu contoh sederhana, tiap unit mobil ormas BPK hendaklah dilengkapi dengan alat penerangan lampu senter, bukan hanya mengandalkan lampu mobil. Ini sangat diperlukan sekali pada saat malam hari dan biasanya setiap kejadian kebakaran di pemukman lampu penerangan dari PLN pasti dimatikan sementara. Jadi peranan lampu senter pada mobil BPK menjadi sangat penting.

Sementara itu Kepala Bidang Ketahanan Seni, Budaya, Agama, Ekonomi dan Kemasyarakatan Badan Kesbangpol Banjar, Slamat Rianto, S.Sos menyebutkan hingga saat ini Kesbangpol Banjar telah menerbitkan 75 SKT, di antaranya terdapat 36 SKT ormas BPK. Lebih lanjut dijelaskan bahwa dengan diterbitkannya SKT bagi ormas BPK merupakan legalisasi dan bukti bahwa ormas mereka secara resmi sudah terdaftar di Pemerintah Daerah Kabupaten Banjar. Slamat menyarankan agar ormas BPK lebih profesional dan mandiri serta melakukan koordinasi dengan pihak Dinas Sosial Kabupaten Banjar dalam rangka kegiatan pengumpulan dana dari masyarakat.

Ormas BPK yang menerima SKT adalah, BPK TRD Tanjung Rema Darat, BPK Kompas Martapura, BPK Mukhlas, BPK Papas Pasayangan, IKAPRI Martapura dan GP. Anshor Martapura. Selesai penyerahan SKT dilanjutkan dengan foto bersama antara jajaran Badan Kesbangpol Banjar dan pimpinan ormas BPK setempat.(kesbangpol)

Check Also

Apel Mingguan Karyawan/Karyawati Bakesbangpol 2026

  Apel Kerja Karyawan/karyawati Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banjar, di Aula Bakesbangpol Senin, 25 …