IRT KERATON MARTAPURA DISULUH NARKOTIKA DAN OBAT-OBAT TERLARANG

IMG_5532aPeredaran narkoba saat ini tidak hanya berada di perkotaan, Narkoba juga telah beredar luas di pedesaan dan wilayah terpencil. Penggunaannya juga bukan hanya remaja dan orang dewasa, anak-anak usia sekolah juga banyak menjadi korban, demikian sambutan Kepala Badan Kesbangpol Kab.Banjar, Drs. Syahda Mariadi, M,Si. Pada acara penyuluhan pencegahan penyalahgunaan narkotika dan obat-obat terlarang, kamis, 11-06-2015 di aula Kantor Lurah Keraton Martapura. Hadir dalam acara tersebut, Lurah,aparat kelurahan dan Ibu-ibu rumah tangga. Sebagai Narasumber masing-masing H. Ipansyah, SE, MM. Kabid Pencegahan BNN Prop.Kalimantan Selatan, H. Suwardi, S,Sos, MM Kabid Pelayan Dinas Kesehatan Kab.Banjar. AKP. Hj. Amalia Afifi Kapolsek Martpura dari Polres Banjar dan Serka Jumarudin dari Kodim 1006/Mtp.

Sebenarnya yang kita bina jenis obat-obatan ini digunkan untuk kepentingan positif (medis). Lambat laun mulai disalahkangunakan penggunaannya seperti sekarang. Bahkan obat-obat medis itu digunakan/dikonsumsi berlebihan, maka maraklah penyalahgunaannya. Kini sudah menjadi lahan bisnis, tetapi usaha ini dipandang dari sudut agama banyak mudaratnya, maka mulai sekarang tinggalkanlah bisnis yang tidak baik itu.

Lebih jauh Syahda menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ibu-Ibu yang berkenan hadir dan meluangkan waktu kesibukannya menghadiri acara ini. Kegiatan ini sudah dilaksanakan di Sekolah-Sekolah sasaran generasi muda dan sekarang Ibu-Ibu rumah tangga sebagai upaya detekti dini terhadap penyalahgunaan Narkotika dan obat-obat terlarang. Selanjudnya ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan Ibu-Ibu kepada anak-anaknya terhadap penyalahgunaan Narkotika dan obat-obat terlarang, agar dapat memahami bahaya dan akibat penyalahgunaan narkotika dan obat-obta terlarang serta menyebarluaskan pengethuan ini kepada masyarakat, tetangga dan keluarga kita.

IMG_5521a IMG_5539aH.Ipansyah narasumber dari BNN Prop. Kalsel. Menjelaskan bahwa kondisi penyalahgunaan narkoba hasil survey 2011 jumlah prevalensi korban penyalahgunaan narkoba ,2,2 % atau 3,8-4,2 juta orang. Selanjudnya berdasarkan penelitian/tindakan di Prop.Kal-Sel. Tahun 2014 populasi usia 10-59 tahun 2.888.300 orang. Jumlah penyalahgunaan 57.929 orang. Sedangkan prevalensi di Kal-Sel 2.01 % dan nasional, 2,18 %. Kal-Sel rangkin 17 secara nasional. Presiden RI menyatakan bahwa Indonesia darurat narkoba. Maka upaya yang dilakukan  disamping pencegahan dan penindakan, Pemerintah melalui BNN melaksanakan program gerakan rehabilitasi 100 ribu penyalahgunaan narkoba.

Turut serta memberikan materi narasumber Kapolsek Martapura, AKP Hj. Amalia Afifi “Peran Polri dalam penindakan penyalahgunaan dan peredaran narkoba”. Sedangkan dari Kodim 1006/Mtp Serka Jumarudin “Membangun Karakter Bangsa“. (Kesbangpol)

Check Also

Generasi Muda Harus Mampu Melestarikan dan Mengembangkan Budaya Indonesia

Pelestarian Seni dan Budaya Merupakan Tanggung Jawab Bersama. Kebudayaan memegang peranan penting dalam kemajuan suatu …