Kunjungan Komandan Resor Militer 101/Antasari dan rombongan ke Kota Martapura bertepatan dengan memperingati hari panglawan 10 Nopember 2016, terkait dengan pasca demo damai 4 Nopember 2016 yang dikemas dengan acara Sosialisasi Pentingnya Persatuan dan Kesatuan Bangsa Dalam Rangka Menjaga Keutuhan NKRI. Yang dihadiri oleh Bupati Banjar H.Khalilurrahman dan Waki Bupati Banjar H. Saidi Mansyur, Sekda Banjar. H.Nasrun Syah, Unsur Forkomenda,Kepala SKPD, Pengurus FKUB, FKDM, FPK, STAI Darussalam, Tokoh Agama, Anggota Veteran dan KNPI

Atas nama Pemerintah Kabupaten Banjar mengucapkan selamat datang, sangat gembira dan berbangga atas kunjungan dan kedatangan Komandan Resor Militer 101/Antasari Kolonel Kav.Yanuar Adil dan rombongan ke Kota Martapura Bumi serambi Mekkah yang kedua kalinya. Teriring do’a dan terima kasih kepada Bapak Danrem atas kedatangannya hari ini yang bertepatan dengan memperingati Hari Pahlawan 10 Nopember 2016. Demikian sambutannya Bupati Banjar H.Khalilurrahman dalam penerimaan kunjungan Danrem 101/Antasari,Kamis, (10/11) di Mahligai Sulthan Adam Martapura. Semoga kunjungan ini menjadi penyemangat kerja kami semua demi kemajuan Pembangunan di Kabupaten Banjar

Alhamdulillah koordinasi jalannya pemerintah Kabupaten Banjar bersama Kodim1006/Martapura selalu bersenergi, kami terus didukung dalam berbagai kegiatan disetiap program-program pemerintah daerah. Semoga kemitraan antara pemerintah daerah dengan TNI dan masyarakat Kabupaten Banjar terus semakin terjalin dan berkesinambungan dalam membangun dan membawa Kabupaten Banjar yang sejahtera dan barokah “ do’anya.
Mengawali sambutannya, Danrem 101/Antasari mengutip pernyataan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, menyatakan kebanggaannya sebagai penduduk Indonesia dan sebagai seorang muslim karena demo umat Islam yang dipimpin para ulama pada 4 November 2016 berlangsung damai dan tertib. Di mana menunjukkan demo yang begitu besar tetapi umatnya sangat patuh dengan Kyai-nya, dengan ulama-nya, dengan habaib-nya,†ucapnya.

Pentingnya persatuan Indonesia, tentunya dilandasi salah-satunya karena Beraneka ragamnya suku bangsa Indonesia. Bila kita bersatu maka Indonesia akan kuat dan bila tidak bersatu maka Indonesia akan hancur.
NKRI merupakan Negara yang kuat, hebat & tangguh serta disegani dikawasan asia, Tetapi kita masih memiliki kelemahan yaitu masalah SARA. Sara ibarat kanker yang berada di dalam tubuh bangsa indonsia. Karena itu untuk mengobatinya agar Tokoh masyarakat, Tokoh adat, Tokoh Pemuda dan Pemda agar turun untuk meredam / penyelesaikan gejolak yang timbul di masyarakat, dan implementasinya adalah penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Mengakhiri kunjungannya Danrem 101/Antasari foto bersama dengan Bupati Banjar, Wakil Bupati Banjar, Forkomenda, pengurus FKUB,FKDM,FPK dan anggota Veteran (Kesbangpol)
KESBANGPOL PEMERINTAH KABUPATEN BANJAR MARTAPURA