PERTAHANKAN KONDISI AMAN TERTIB DAN KONDUSIF

DSCF2143aRabu (03-06-2015) Badan Kesbangpol Kab. Banjar melaksanakan pertemuan bulanan dalam rangka pembinaan bersama terhadap masalah Keamanan dan Ketertiban masyarakat serta isu aktual yang terjadi di wilayah Kabupaten Banjar, bertempat di Aula Bersama Badan Kesbangpol Kab. Banjar, Hadir dalam pertemuan ini Kepala Badan Kesbangpol Banjar, Kasat Intel Polres Banjar, Kabid Ketahanan Ideologi dan Kewaspadaan Daerah dan Kabid Ketahanan Seni Budaya, Ekonomi, Agama dan Kemasyarakatan Badan Kesbangpol Banjar, 13 anggota FKDM Kab. Banjar, 10 anggota FPK, 18 Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan se Kabupaten Banjar juga 8 Kepala Desa selaku Ketua Dewan Penasihat FKDM Desa.

Pertemuan dibuka secara langsung oleh Kepala Badan Kesbangpol Banjar, Drs. Syahda Mariadi, M.Si sekaligus memberikan sambutan bahwa acara pertemuan rutin ini dilaksanakan untuk menyambung tali silaturrahmi antara aparat yang bertugas di Kecamatan dan Badan Kesbangpol Kab. Banjar. Tugas pokok Kesbangpol bisa terlaksana dengan baik. Saat ini Badan Kesbangpol telah membentuk Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat Desa sebanyak 13 Desa guna meningkatkan kewaspadaan dini masyarakat di desa dan mempunyai kepekaan terhadap adanya kemungkinan gangguan keamanan yang terjadi di desa, sehingga situasi kamtibmas selalu terjaga.

Lebih lanjut Syahda. menyampaikan bahwa Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten akan mengadakan pertemuan dengan FKDM di Kecamatan guna menjalin kerjasama yang baik dan saling tukar informasi jika terdapat gangguan di masyarakat untuk ditindak lanjuti di tingkat Kabupaten dan dilaporkan kepada Bupati Banjar. Apalagi pada saat ini adalah tahun politik karena kita akan melaksanakan Pemilihan Gubernur dan Walikota/Bupati dan juga kita akan menghadapi bulan suci Ramadhan. Untuk pemantauan dalam pelaksanaan Pemilu melibatkan Camat dan aparatnya sehingga diharapkan tetap selalu menjaga agar situasi tetap aman dan kondusif di wilayah kerja masing-masing.

Kasat Intel Polres Banjar AKP Trias Inanggara, S.Sos dalam sambutannya pertama-tama memperkenalkan diri karena baru satu bulan bertugas di Polres Banjar. Lebih lanjut beliau menjelaskan tugas-tugas Intelkam di lingkungan Polres Banjar yaitu sebagai berikut, menjabarkan dan menindaklanjuti setiap kebijakan pimpinan, menyusun Kirka dan prediksi tentang situasi Kamtibmas maupun masalah-masalah khusus yang menonjol, melaksanakan tugas wajib menerapkan prinsip koordinasi, integrasi dan sinkronisasi baik di lingkungan satuan organisasi Polres maupun dalam hubungannya dengan instansi pemerintah dan lembaga lainnya, serta menyelenggarakan kegiatan operasional intelijen keamanan guna terselenggaranya deteksi dini (Early Detection) dan peringatan dini (Early Warning) termasuk melaui pemberdayaan seluruh personil dalam mengemban tugas intelijen, dll. Lebih jauh Trias mengharapkan kepada para anggota yang hadir agar bisa terjalin kerjasamanya karena tanpa adanya dukungan kami tidak bisa melaksanakan tugas dengan maksimal, karena itu informasi sekecil apapun dari Bapak-Bapak yang berhadir sekalian sangat diperlukan.

Secara umum situasi kondisi wilayah Kecamatan aman dan kondusif. Demikian laporan masing-masing Ketua FKDM Kab. Banjar, Ketua FPK Kab. Banjar, dan Kasi Trantib Kecamatan namun tetap perlu diwaspadai. Berbeda dengan Kabid Ketahanan Seni Budaya, Ekonomi, Agama dan Kemasyarakatan, Slamet Rianto, S.Sos mengatakan sebagai aparat yang mempunyai tugas intelijen hendaknya kita merubah pola pikir yang awalnya berpikiran positif menjadi berpikir negatif terhadap adanya warga asing yang belum dikenal, sehingga setiap kegiatannya kita harus selalu diwaspadai dan diintelijen.

C360_2015-06-03-10-38-37-223aC360_2015-06-03-10-39-01-266a Anggota FKDM dan FPK mempertanyakan kelanjutan permasalahan pengajian di Gunung Pamaton Kecamatan Karang Intan. Kasat Intel Polres banjar menjelaskan bahwa pengajian di Gunung Pamaton yang dilaksanakan oleh Ormas Laskar Buniar yang diketuai oleh M Ali Hanafiah dan anggotanya kurang lebih 300 orang termasuk anak-anak dan Ibu-ibu. Ormas ini tidak terdaftar di Badan Kesbangpol Kab Banjar tetapi terdaftar di Kesbangpol Tabalong sedangkan ajarannya masih dalam penyelidikan. Karena itu untuk sementara pengajian ini dibekukan. (Kesbangpol)

Check Also

Generasi Muda Harus Mampu Melestarikan dan Mengembangkan Budaya Indonesia

Pelestarian Seni dan Budaya Merupakan Tanggung Jawab Bersama. Kebudayaan memegang peranan penting dalam kemajuan suatu …