TANGKAL PAHAM RADIKAL KESBANGPOL BANJAR UNDANG SELURUH ELEMEN PENTING DI KABUPATEN BANJAR

IMG-20170731-WA0009Kejahatan atau kekerasan adalah suatu  fenomena yang sering kita dengar dan lihat, baik di media massa maupun realitas yang ada di sekitar lingkungan dan masyarakat kita. Kabar terbaru dan yang hangat dibicarakan, khalayak serta media massa dan elektronik yaitu terorisme. Terorisme selalu identik dengan teror, kekerasan, ekstrimnitas dan intimidasi sehingga seringkali menimbulkan konsekuensi negatif menjatuhkan korban yang banyak

IMG-20170731-WA0003Kekerasan yang mengatasnamakan agama/keyakinan sering sering dikaitkan ke dalam ranah radikalisme dan terorisme, semenjak dicetuskannya program Global War on Terror (GWoT) oleh Amerika Serikat setelah peristiwa 11 September 2001. Label kekerasan dan ekstrim yang melekat menciptakan pandangan/asumsi bahwa antara radikalisme dan terorisme (khususnya yang mengatasnamakan agama) memiliki keterkaitan antara satu dengan yang lainnya.IMG-20170731-WA0012

IMG-20170731-WA0007Kamis 27-07-2017 bertempat di Aula Bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banjar. Dengan latar belakang sarasehan dan silaturahmi tokoh Agama, tokoh Masyarakat, tokoh pemuda peserta antara lain dari Forum-forum yang terbentuk di Kab Banjar seperti Forum Kerukunan Umat Bergama (FKUB), Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), beberapa dari Ponpes yang ada di Kabupaten Banjar, beberapa Ormas, Partai Politik dan Para pelajar di Kabupaten Banjar.IMG-20170731-WA0004

Dangkal memahami ajaran agama islam dinilai memunculkan paham radikal, sering agama Rahmatan Lil Alamin ini dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu, minimnya pengetahuan atau hanya mengenal satu ayat saja berani bertindak, sejatinya ayat suci dan hadis saling berhubungan. Kita melihat ulama dahulu sangat bijaksana dalam menentukan sikap, karena luasnya ilmu pengetahuannya. Sekarang hanya bermodal satu ayat berani bertindak, ini akibat dangkalnya pengetahuan , kata KH. Zarkasy hasbi, LC, Ketua FKUB Sekaligus menjadi narasumber dalam acara tersebut.IMG-20170731-WA0005

Beliau juga menegaskan , Islam adalah agama rahmatan lil alamin dalam arti luas namun sering dipahami secara kaku dan sempi. Islam bukan agama kekerasan, ajarannya sangat jelas kapan tegas dan waktu berlaku lembut serta kasih sayang. (hr/kesbangpol)

Check Also

Generasi Muda Harus Mampu Melestarikan dan Mengembangkan Budaya Indonesia

Pelestarian Seni dan Budaya Merupakan Tanggung Jawab Bersama. Kebudayaan memegang peranan penting dalam kemajuan suatu …