WUJUDKAN KABUPATEN BANJAR BERSIH DARI NARKOBA, KESBANGPOL BANJAR GELAR SOSIALISASI P4GN DAN PN

Dengan adanya keterlibatan dan peran serta para pemangku kepentingan di daerah untuk fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN dan PN). Maka Pemerintah Daerah Kabupaten Banjar dalam hal Ini Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kab. Banjar pada hari Kamis 25 Nopember 2021 bertempat di Aula Barakat Setda Banjar melaksanakan sosialisasi P4GN berkenaan dengan pelaksanaan dari Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN).

Kegiatan ini dilaksanakan guna mensosialisasikan pelaksanaan RAN di Kabupaten Banjar kepada seluruh SKPD di Kab Banjar dimana perangkat daerah diharapkan dapat menjadi agen rencana aksi generik yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Daerah. Dalam upaya melaksanakan rencana aksi ini, Badan Kesbangpol turut membantu dalam melakukan pendampingan PIC atau Operator masing-masing SKPD dalam mengoperasikan Sistem Monitoring dan Evaluasi Jaminan Sosial (sismonev) sebagai sarana pelaporan. Dengan tidak lepas dari koordinasi kepada BNN Kota Banjarbaru dan BNN Provinsi Kalsel. Acara ini menghadirkan perwakilan dari masing masing SKPD beserta 1 (satu) opetaror yang ditunjuk dan di sahkan melalui SK Kepala SKPD masing masing.

Acara Dibuka secara langsung oleh kepala Badan Kesbangpol Kab Banjar Aslam, S.Sos, M.AP. dalam sambutannya beliau mengharapkan PIC bisa berperan terhadap dua hal, yang pertama adalah sebagai penyambung informasi kepada SKPD, dan kedua sebagai rekan kerja kita dalam rangka melakukan pelaporan terhadap rencana aksi khususnya di tahun 2021 ini. Selain itu, beliau turut mengimbau kepada seluruh perwakilan SKPD yang berhadir untuk harus menjadi contoh kepada pegawainya dalam memerangi narkoba serta mengingatkan orang-orang sekitar untuk tidak mencoba narkoba.

Turut hadir dalam acara ini narasumber sekaligus memberikan informasi terkait Instruksi Presiden ini serta tidak lupa juga narasumber memberikan tehnis penginputan laporan rencana aksi ini melalui aplikasi berbasis website yang telah diberikan alamat websitenya.

Untuk diketahui, inpres nomor 2 tahun 2020   diterbitkan pada 28 Pebruari 2020. Melalui Inpres ini, Presiden menginstruksikan kepada Para Menteri Kabinet Indonesia Maju, Sekretaris Kabinet, Jaksa Agung, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Panglima Tentara Nasional Indonesia, Kepala Badan Intelijen Negara, Para Kepala Lembaga Pemerintah Nonkementerian, Para Pimpinan Kesekretariatan Lembaga Negara, Para Gubernur, Para Bupati /Wali Kota untuk melaksanakan Rencana Aksi Nasional P4GN Tahun 2020-2024 sebagaimana dimaksud dalam lampiran Instruksi Presiden ini dan Melaporkan hasil pelaksanaannya.

Presiden menginstruksikan Menteri Koordinator  Bidang  Politik,  Hukum,  dan Keamanan memfasilitasi  Kepala  Badan  Narkotika Nasional dalam mengoordinasikan kementerian dan lembaga untuk melaksanakan Rencana Aksi Nasional P4GN Tahun 2020-2024. Sebagaimana tercantum dalam Inpres ini, Presiden juga menginstruksikan kepada Menteri Dalam Negeri melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap  pemerintah  daerah  dalam melakukan fasilitasi dan melaksanakan Rencana Aksi Nasional P4GN Tahun 2020-2024. Selain itu, Presiden juga menginstruksikan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional: mengoordinasikan perencanaan kegiatan dan penganggaran untuk pelaksanaan Rencana Aksi Nasional P4GN Tahun 2020-2024 dan melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan Rencana Aksi Nasional P4GN Tahun 2020-2024. (kesbangpol/hr)

Check Also

KESBANGPOL BANJAR GELAR FORUM DISKUSI ORMAS

Eksistensi Ormas di Indonesia dijamin oleh Undang-undang nomor 17 tahun 2013 tentang Organisasi kemasyarakatan. Ormas …